Bagas Yuniarso

I am a Writer

Bagas Yuniarso

Lahir di Yogyakarta dan tumbuh besar dengan hobi videografi, kini menjadi mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta. Memiliki antusiasme tinggi terhadap pengelolaan media, kepenulisan kreatif dan produksi konten audio visual.

  • Nyutran, Tamansiswa, Yogyakarta.
  • +64 856 0009 6822 (WA)
  • bagas@yuniarso.com
  • www.bagas.yuniarso.com
Me

Keterampilan Profesi

Untuk melihat lebih lengkap hasil karya fotografi maupun audio visual, kunjungi media sosial Instagram dan YouTube.

Fotografi 80%
Desain Grafis 70%
Videografi 95%
Kepenulisan Konten 65%

Creating Content

Aliquam commodo arcu vel ante volutpat tempus. Praesent pulvinar velit at posuere mollis. Quisque libero sapien.

Writing

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed tempus cursus lectus vel pellentesque. Etiam tincidunt.

Graphic Design

Pellentesque ultricies ligula a libero porta, ut venenatis orci molestie. Vivamus vitae aliquet tellus, sed mollis libero.

Game Player

Duis ut ultricies nisi. Nulla risus odio, dictum vitae purus malesuada, cursus convallis justo. Sed a mi massa dolor.

Photography and Videography

Vivamus quis tempor purus, a eleifend purus. Ut sodales vel tellus vel vulputate. Fusce rhoncus semper magna.

Media Management

Suspendisse convallis sem eu ligula porta gravida. Suspendisse potenti. Lorem ipsum dolor sit amet, duis omis unde elit.

0
achievements
0
instagram followers
0
youtube subscriber
0
2018 completed projects
  • Berkarya Keren; Passion Without Creation is Nothing

    Berkarya Keren; Passion Without Creation is Nothing



    Judul : Passion Without Creation Is Nothing
    Nama Penulis : Rene Suhardono & Impact Factory
    Penerbit : Penerbit Buku Kompas
    Cetakan : Pertama. Jakarta 2016
    Tebal : 352 Halaman

    Dalam suatu persuahaan, terdapat dua orang yang memiliki gaji yang sama, fasilitas yang sama, atasan yang sama, serta tanggung jawab yang sama. Tapi selalu ada perbedaan dalam kinerja dua orang tersebut. Kenapa ada satu orang yang kinerjanya lebih keren dibanding orang lain? Padahal kedua orang tersebut memiliki gelar sarjana dan nilai kelulusan yang sama. Kinerja yang keren ini tentunya akan mendorong kinerja perusahaan, industri, dan perekonomian. Apa faktor yang menyebabkan kinerja keren tersebut? Faktor itu diduga ialah passion. Dengan adanya resensi buku ini, diharapkan agar pembaca dapat mengetahui, memahami, dan memaknai kaitan antara manusia, passion, dan kinerja.

    Buku ini memfokuskan pembahasannya kepada manusia, passion, dan kinerja. Untuk membuktikan apakah hipotesis tentang faktor yang dicari adalah passion, maka dilakukanlah sebuah penelitian terhadap 11 perusahaan besar di Indonesia. Menurut survey, empat hal yang merupakan faktor pendorong kinerja ialah passion in the moments within the Industry, Freedom and Creativity, Vision and Life Purpose, dan yang terakhir Opportunity to Develop Passion. (Halaman 53).

    Apabila kita memiliki keyakinan bahwa kita akan berhasil atau sukses dalam sebuah perusahaan, maka sejatinya kita sudah berhasil sejak sebelum mulai berkiprah. Akar dari kinerja dahsyat dan semua karya yang keren berasal dari passion. Karena berada pada bidang yang disukai, segala proses yang terjadi akan dinikmati oleh orang tersebut. Mereka lebih mudah bangkit setiap kali mengalami kegagalan. Karya yang dihasilkan, juga dipengaruhi oleh kebebasan yang diberikan terhadap seseorang. Kreativitas akan lebih sering terjadi pada saat seseorang bekerja pada bidang yang merupakan passion-nya. Semua orang akan menjadi sangat kreatif, produktif, dan berenergi pada saat melakukan aktifitas yang mereka gemari. (Halaman 71-81).

    Perusahaan didirikan dengan maksud dan tujuan tertentu oleh para pendirinya. Selain tujuan-tujuan jangka pendek seperti profit dan pencapaian finansial lain, organiasi adalah alat untuk mencapai tujuan-tujuan besar jangka panjang. Keselarasan antara tujuan perusahaan dengan seseorang merupakan hal penting untuk meningkatkan kinerja. Tujuan, membentuk mimpi. Mimpi menjadi kenyataan. Memiliki tujuan yang sama lebih berharga dari pada uang. Sebuah visi atau tujuan dapat kita temukan ketika passion bertemu dengan apa yang sedang dibutuhkan oleh dunia. Maka disitulah peran anda dibutuhkan. Menurut survey, 75% orang yang memiliki kinerja baik menyatakan bahwa keselarasan tujuan hidup dan pekerjaan adalah faktor paling penting dalam memilih pekerjaan. (Halaman 93-99).

    Hal lain yang mendorong performa kita dalam berkinerja ialah kesempatan untuk mengembangkan passion kita. Kita tidak akan pernah kehilangan passion, kita hanya mengabaikan atau tidak pernah mengembangkannya. Mengolah passion dianalogikan seperti megolah tubuh kita. Apabila kita ingin tetap sehat, maka perlu olah raga dan menjaga pola makan yang sehat. Begitu pula passion, agar kita dapat menggunakannya secara maksimal maka kita perlu mengenali, menggali, dan memahami bakat apa yang dimiliki. (Halaman 113).

    Jadi, apa sih sebenarnya passion itu? Passion terletak pada aktivitas yang membuat kita merasa berdaya. Sesuatu yang disukai, nikmati, dan senangi. Passion merupakan sebuah dorongan yang sudah ada dengan sendirinya. Sulit dijelaskan kenapa terjadi sebuah dorongan tersebut, namun anda tahu dan selalu menyadarinya.

    Bagaimana cara kita menemukan passion kita? Satu-satunya orang yang dapat mengetahui passion anda hanyalah anda sendiri. Hanya anda yang dapat merasa berdaya ketika melakukan aktivitas tertentu. Kita tidak perlu heran apabila passion kita berbeda dengan orang lain. Passion bisa saja berbeda dengan pekerjaan, gelar, dan latar belakang anda. Kunci untuk memahami passion, terletak pada kesadaran. Kita hendaknya jujur pada diri sendiri, berani, dan peduli. Apa yang dirasakan dalam setiap tindakan adalah kunci memahami passion dalam diri. (Halaman 129).

    Ibaratkan passion seperti benih. Benih tidaklah berarti sebelum menjadi buah. Benih itu tidak akan tumbuh dengan baik apabila hanya dibiarkan begitu saja. Perlu ditanam, disiram, diberi pupuk, dan dipelihara. Begitu juga dengan passion. Passion perlu dikenali, dipahami, dimaknai dan dikembangkan sebelum bisa menghasilkan sebuah karya.  Passion itu seperti benih, tidak bisa dimakan. Kita harus mengembangkannya menjadi buah, agar lebih banyak orang dapat menikmatinya. (Halaman 167).

    Orang - orang terbaik adalah mereka yang paham dan peduli terhadap passion dalam diri. Passion adalah landasan kinerja hebat dalam perusahaan dan organisasi. Jika kita masih tidak mempedulikan passion, maka kita belum siap untuk berkarya. Jadi, kapankah kita siap? Persiapan yang baik adalah kesanggupan merespon perubahan. Persiapan terbaik adalah memulai proses perubahan sebagai bagian dari perkembangan dan pertumbuhan organisasi. (Halaman 125).

    Sudah sampai manakah kinerja kita? Mustahil untuk mencapai sebuah tujuan apabila kita tidak mengetahui dimana posisi kita sekarang. Dibutuhkan keberanian dan kejujuran untuk bertanya dan menerima jawaban. Dapat dimulai dengan menanyakan, apa kata yang paling mewakili anda. Ajukan pertanyaan ini pada orang – orang disekitar anda dan orang lain. Jawaban yang diterima, memberikan gambaran dimana posisi anda saat ini. (Halaman 221-223).

    Dalam buku ini juga tersedia Case File yang merupakan pandangan beberapa tokoh petinggi perusahaan besar di Indonesia. Bagaimana mereka menikmati pekerjaan apa yang dilakukan, serta hal yang selalu memotivasi mereka. Berdasarkan resensi tersebut, buku PASSION WITHOUT CREATION IS NOTHING ini memberikan saya motivasi untuk mengembangkan passion saya. Buku ini cocok tidak hanya untuk orang yang sedang mencari passion, tapi juga dapat mengembalikan motivasi bekerja sehingga kinerja kita dapat meningkat dan menghasilkan karya – karya yang keren.


  • “Overthinking the process will kill any career in the creative space. You just have to do, not think.”

    – Casey Neistat

    ALAMAT

    Nyutran, Tamansiswa, Yogyakarta

    EMAIL

    bagas@yuniarso.com

    WHATSAPP

    +62 856 XXXX XXXX

    LINE

    ID: bagasyr