• Streaming bagus pakai Blackmagic WebPresenter; Review


    Blackmagic WebPresenter (BMWP) merupakan alat yang mengkonversikan dari SDI atau HDMI menjadi USB. Komputer akan mendeteksi si SDI dan HDMI ini menjadi sebuah webcam. Jadi bisa banget nih dipakai untuk videocall, atau livestreaming event menggunakan aplikasi livestream seperti OBS. Resolusi yang diterima dari usbnya menjadi 720p. Jadi walaupun kamera yang dipakai resolusinya 4K, kalo lewat BMWP ntar akan ter-convert menjadi 720p.


    Ukuran unitnya sendiri 1/3 dari rak 19” Teranex. Jadi bisa di gabung sama produk teranex lainnya seperti BM Television Studio HD. Dibelakang bodynya, ada beberapa input seperti yang tertera di gambar. Ada colokan power, kabelnya sama kayak kabel psu komputer. Trus ada colokan usb webcam. Nah ini colokan yang menghubungkan si unit dengan PC/Laptop. Disebelahnya ada tiga colokan SDI, terdiri dari Program Out, SDI in, dan Loop out. Colokan HDMI nya juga ada dua, HDMI In dan Loop Out. Untuk audionya pada unit ini ada dua tipe. Yang pertama ada RCA Stereo in, dan XLR/Mic in.

    Di bagian depan unitnya juga ada colokan usb. Tapi colokan usb yang didepan ini khusus buat update firmware saja.

    Cara pemakaiannya cukup mudah. Tinggal colokin listrik, colokin usb dari pc ke BMWP, trus colokin kamera ke SDI in/HDMI in. Ntar langsung ke detect deh kamera kita sebagai usb. Kualitas gambarnya tergantung sama kamera yang dipakai. Tentunya akan lebih baik dari pada webcam pada umumnya.

    Dijual terpisah, ada Blackmagic Teranex Mini Smart Panel. Nah kalo BMWP digabungin sama Smart Panel, ntar ada konfigurasi lebih banyak lagi nih. Ada audio mixer, switch input dari SDI dan HDMI, efek transisi (ada cut, mix, dip, dan wipe). Agar ketika switching efek transisinya bisa kepake, resolusi input dari SDI dan HDMI nya harus sama. Kalau beda, ntar transisinya ga bisa diaplikasikan trus efeknya cut (ditambah glitch2 dikit). Minusnya, kita ga bisa preview kamera satu dan dua. Jadi langsung switch aja gitu.

    Untuk harganya, dari Core Media dapet harga Rp. 10.010.000,-. Kalau mau ditambah smartpanelnya, harganya ekstra Rp. 1.716.000,-. Buat harga segitu dengan kemampuannya, aku rasa cukup worth it. Apalagi kalo sering produksi multicam dua kamera.



    Buat temen-temen yang pengen liat contoh hasil videonya, ni aku ada pernah produksi di kampus menggunakan alat ini. Inputnya dari dua kamera, panasonic dan sony yang harga 10 jutaan.
  • 0 Komentar:

    Post a Comment

    “Overthinking the process will kill any career in the creative space. You just have to do, not think.”

    – Casey Neistat

    ALAMAT

    Nyutran, Tamansiswa, Yogyakarta

    EMAIL

    bagas@yuniarso.com

    WHATSAPP

    +62 856 XXXX XXXX

    LINE

    ID: bagasyr